
Mulai 5 Maret 2007 besok, XL Bebas akan mulai memberlakukan sistem tarif sebesar Rp 0,00000...1 per detik. [ Sumber : Iklan Kompas Sabtu, 1 Maret 2008 ]
Persaingan yang sudah ada sebelumnya bisa kita lihat di iklan-iklan media massa, dimulai dari XL Bebas yang menawarkan tarif Rp 1,-/detik, lalu berlanjut Mentari Rp 0,-/detik, lalu Simpati Pede Rp 0,5,-/detik, XL Bebas kembali lagi meluncurkan Rp 0,1,-/detik. Akhir Februari 2008, Indosat melalui IM3 meluncurkan tarif Rp 0,01,-/detik.
Terakhir, XL Bebas memberlakukan tarif Rp 0,00000...1,-/detik..
Kalo mau disebutin, tarif XL Bebas yang terakhir ini ribet banget.. Mungkin bisa di spelling begini : Nol koma nol, nolnya lima kali 1 Rupiah per detik...
Kesemua tarif itu tentu saja "kurang afdol" kalo gak ada syarat dan ketentuan berlaku.. Bagi konsumen awal/pemula, tentunya akan terkecoh dengan skema tarif seperti ini. Ada yang bilang, wah... murah banget.. Padahal dihitung2 kalo misalnya telepon 5 menit aja bisa sampe Rp 3.000,-an..
So, makin gak rasional aja perang tarif di dunia telekomunikasi Indonesia ini..
Mungkin lain hari, ada tarif minus Rupiah...
Terakhir, berita di detikinet.com : Ingin Akhiri Perang, XL Lancarkan Rp 600 Sepuasnya.
Apakah tidak ada batasan dalam penentuan tarif operator seluler ini ?
Tapi, tentu semua itu ada juga maksudnya : Menjaring sebanyak mungkin orang untuk menggunakan jasa operator seluler..
Masyarakat mempunyai banyak pilihan untuk menentukan sendiri mana yang termurah dan juga terbaik...
Adios... ^^
Sumber : detikinet.com